Kyai Bener-bener Kagak Ilmiyah!!!

21 11 2008

Soal Jumlah Feremfuan dan laki-laki

Cabe Rawit : “Kyai, kenafa jumlah feremfuan lebih banyak dibanding laki-laki?”
Kyai Tukul : “Itu karena proses penciptaan perempuan jauh lebih mudah daripada laki-laki”
Cabe Rawit : “Maksud kyai?”
Kyai Tukul : “Begini, kalau perempuan, sewaktu sudah berbentuk janin sempurna, proses finishingnya tinggal dibelah saja tengahnya. Tapi kalau laki-laki, sewaktu finishing ada proses menarik-narik bagian tengah sampai berbentuk seperti pohon kelapa, lalu kemudian disempurnakan dengan membuat dua bulatan di bawahnya. Kadang-kadang ada juga yang reject, misalnya kurang satu atau malah kelebihan satu. Makanya lebih lama membuatnya”
Cabe Rawit : “Oooh…”

Read the rest of this entry »





Tunggulah Usia Sama

16 11 2008

Sudah lama Budi naksir cewek yang tinggal di kampung sebelah. Ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Cewek itu menerima cinta bagong dengan sepenuh hati, meski “proklamasi cinta” Baging dilakukan di gang sempit pinggir selokan.

Sayang, kisah-kasih di selokan itu tidak berjalan mulus. Orang tua si gadis keberatan karena Bagong belum bekerja. Namun keduanya pantang menyerah. Bahkan, setelah beberapa bulan menjalin kasih, Bagong memberanikan diri melamar. Ia menemui ayah si gadis.

“Pak kami sudah saling cinta, maka kami akan menikah. Kapan saya boleh menikahi anak bapak?” kata Bagong. Ayah si gadis jelas menolak. Namun untuk berkata terus terang, ia tidak sampai hati.

“Begini Nak Bagong. Bukan saya keberatan, tapi tunggulah saat yang tepat. Saat ini umur anak saya 20 tahun, umur Nak Bagong 24 tahun. Jadi, tunggulah sampai umur kalian sama,” kata si bapak. Kontan saja si Bagong langsung pingsan…





Kolam Susu

16 11 2008

Di suatu tempat, salah satu negara berkembang ada sebuah peresmian peternakan ikan yang dananya mendapat bantuan dari bank dunia.

Untuk go public, undangan pun disebar ke seluruh dunia.
Read the rest of this entry »